KEBUN ANGGUR KIRRIBILLI AUSTRALIA LANGHORNE CREEK SA


| Lokasi | Australia Langhorn Creek SA |
| Nama Projek | Kirribilli Vineyards |
| Tipe | Sistem Lintasan Ganda Pabrik Desalinasi SWRO |
| Ukuran | 4,000 m3/d |
Petani Danau Mengubah Air Desalinasi Menjadi Anggur
Bagi Barry Bormann, pemilik salah satu bisnis rumput terbesar di negara bagian ini, Bormann Turf, manfaat sistem desalinasi akan terasa lebih langsung.
Ia akan dapat mulai menggunakan air tersebut minggu ini untuk menanam rumput yang sudah ada di propertinya guna mengurangi stres akibat air danau yang asin.
“Garam telah memperlambat pertumbuhan rumput,” ujarnya.
Pembangunan sistem ini dilakukan meskipun perusahaan tersebut diberitahu bahwa desalinasi air danau yang keruh dan asin “tidak mungkin” dilakukan karena terlalu terkontaminasi dengan pengotor seperti garam.
Tidak ada perusahaan di Australia Selatan yang mau menawarkan penawaran harga untuk sistem semacam ini sampai perusahaan luar negeri Biosystems menerima tantangan tersebut. Sebagian besar sistem dirakit di luar negeri dan dikirim ke Australia dalam kontainer pengiriman. Delapan kontainer tersebut kini berfungsi ganda sebagai wadah untuk peralatan, yang telah dipasang di properti Kirribilly Viticulture. Air dari Danau Alexandrina dipompa ke bendungan yang lebih besar, sebelum dialirkan ke tangki berkapasitas 120.000 L pada awal proses pengolahan.

PABRIK DESALINASI
Manajer kebun anggur Kirribilly Viticulture, Sarah Keogh, Mark Lawrie dari Lawsim Vineyard, dan Bormann bersama pabrik desalinasi baru yang akan membantu mengamankan masa depan ketiga bisnis tersebut.

